28 January 2015

wine: Bad EXE format

Dobel klik installer MS Windows yang berekstensi .msi tidak muncul. Begitu pula saat klik kanan jalankan melalui Wine juga tidak muncul apa-apa. Akhirnya buka terminal ketik wine aplikasi-win.msi ternyata muncul galat wine: Bad EXE format.

Setelah uprek-uprek ketemu cara menginstall berkas .msi melalui Wine, caranya: wine msiexec /i aplikasi-win.msi. Proses installasi berjalan cukup lancar namun masih ada beberapa kendala yang mungkin menghantui saya. 

Semoga catatan ini bermanfaat ketika Anda menginginkan install .msi melalui Wine. Perlu diingat menginstall aplikasi MS Windows di Linux menjadi resiko Anda sendiri :)

27 January 2015

Diskusi Pendekatan Forensik Digital dalam Pembelajaran GNU/Linux

Besok (28/01) KSL El Rahma bekerjasama dengan KPLI Jogja mengadakan diskusi santai dengan topik Pendekatan Forensik Digital dalam Pembelajaran GNU/Linux. Direncanakan acara akan diselenggarakan di depan kampus STMIK El Rahma pada pukul 18.30. Bagi yang berminat mengikuti diskusi langsung saja ke kampus STMIK El Rahma yang lokasinya dapat dilihat https://www.google.com/maps/place/STMIK+EL+RAHMA/@-7.8226665,110.3735865,16z

Acara ini sifatnya santai tidak terlalu formal hanya serius. Jika dilihat dari topiknya sebaiknya membawa notebook atau minimal membawa ponsel yang dapat terkoneksi dengan internet. Saya dapat bisikan dari panitia, diskusi ini akan ada sedikit kejutan yang asik. Bagi tertarik silahkan tambahkan daftar acara "Rabu Bergaulmu" ke STMIK El Rahma.

22 January 2015

WhatsApp Web yang Bikin Galau

Saat teman-teman di Linimasa ramai membicarakan WhatsApp yang bisa diakses melalui web, saya justru gigit jari karena tidak bisa segembira teman-teman. Padahal WhatsApp di ponsel sudah versi terbaru. Saya lupa mencatat versinya. Jika dipikir-pikir ponsel saya masih dalam golongan yang baru dengan sistem operasi baru pula.

Berbagai saran pun masuk dalam komentar yang saya sampaikan melalui Facebook. Terakhir saya mendapat saran dari +Iip Rifai untuk mengunduh pada suatu tautan. Namun saran ini tidak saya ikut. Saya memilih sarah dari +Pandu Aji Wirawan yang menyarankan untuk mengunduh dari www.whatsapp.com/android. Namun lagi-lagi langkah tersebut masih gagal.

Iseng-iseng buka Play Store ternyata saya disarankan untuk memperbarui aplikasi WhatsApp. Saya ikuti saja, proses installasi berjalan mulus. Periksa versi WhatsApp sudah 2.11.489. Namun masih gagal belum muncul pilihan WhatsApp Web pada Menu.

Ternyata kuncinya adalah sabar, menunggu beberapa menit pilihan WhatsApp Web muncul juga. Akhirnya pun saya bisa menggunakan WhatsApp Web yang dapat diakses melalui peramban web Google Chrome, https://web.whatsapp.com/.

Imaging Menggunakan Gdiskdump

Alat bantu yang biasa saya gunakan imaging adalah dd atau disk dump. Mengetikan perintah dd memang terasa lebih ngerock. Jika ingin tampilan grafis Anda bisa mencoba Gdiskdump. Sampai saat ini Gdiskdump masih versi 0.8 di Launchpad. 

Proses installasi seperti biasanya, Anda cukup unduh Gdiskdump disini dan install menggunakan perintah sudo dpkg -i gdiskdump_0.8-1_all.deb. Jika dalam pendekatan forensik digital Gdiskdump kurang cocok karena belum dilengkapi fitur cek hash seperti Guymager. Gdiskdump bisa menjadi pilihan lain jika hanya sekedar mengganti perintah dd di terminal.

21 January 2015

SMS Backup+ Menemukan Teman yang Hilang

1 bulan yang lalu saya bersama +Sigit Soijoyo dan +Imamu hamed berniat mengunjungi seorang teman yang tinggal di Batang. Teman saya yang satu ini sering sekali ganti nomor ponsel jadi cukup kesulitan saya menghubunginya. Nomor telepon satu demi satu ditelusuri bahkan dihubungi tidak bisa.

Jauh-jauh dari Yogyakarta ke Batang bakal sia-sia. Untung teringat bahwa saya selalu menginstall aplikasi SMS Backup+ pada ponsel bersistem operasi Android. Saya coba telusuri komunikasi sekitar bulan September 2014. 

Seingat saya komunikasi terakhir dengan +Imamu hamed sekitar awal bulan Oktober 2014 setelah 1 minggu dihubungi oleh Helmy aka Flatnerd. Dari dulu memang saya sulit menghubungi Flatnerd, saya cuma berharap ditelepon. Kembali ke topik penelusuran komunikasi yang tersimpan di Gmail, saya cari hasil salinan dari SMS Backup+. 

Akhirnya saya bisa menemukan nomor telepon yang saya duga adalah nomor Flatnerd dari penelusuran di Gmail. SMS Backup+ dapat diunduh https://play.google.com/store/apps/details?id=com.zegoggles.smssync&hl=en dan melakukan sinkronisasi ke akun Google. Ternyata dugaan saya benar nomor yang ditemukan benar-benar nomor Flatnerd.

Komunikasi kemudian dilanjut dan akhirnya saya bisa menemukan rumah Flatnerd. Namun ada satu hal yang terlupakan saya lupa melakukan tagging alamat rumah melalui Google Maps. Untung ponsel +Sigit Soijoyo mengaktifkan GPS jadi masih tersimpan koordinatnya. Semoga kunjungan kami bertiga dapat menumbuhkan semangat Flatnerd, semoga lekas sembuh kawan...

17 January 2015

Arem-arem Gudeg


Ini unik! Arem-arem yang biasa saya makan adalah arem-arem yang isinya sayur tempe. Terkadang isi sayuran tempe agak pedas. Saya dulu sering melihat teman-teman saat sekolah kalau sarapan menunya arem-arem dan tempe kemul. Sekarang pun saya sering sarapan dengan menu arem-arem dan gorengan. Kali ini saya sarapan arem-arem gudeg.


Gigitan kedua baru terlihat isi dari arem-arem. Isinya benar-benar seperti menu gudeg yang biasa dimakan. Ada sayur gudeg lengkap dengan telur, ayam dan sayur tempe. Cocok untuk sarapan karena dari bentuknya seperti 2 buah arem-arem.

Saya beli arem-arem gudeg di Indomaret Jalan Damai Jakal KM8. Mungkin Indomaret lainnya juga menjual snack seperti di Indomaret Jalan Damai. Arem-arem ini dipatok harga Rp. 6000. Anda penasaran? Coba periksa Indomaret terdekat atau penjual makanan ringan terdekat barangkali menjual inovasi terbaru, arem-arem gudeg.

13 January 2015

Enkripsi yang Aneh di Lampiran e-Statement

Saya berlangganan e-Statement dari sebuah bank nasional untuk mendukung program pengurangan pengunaan kertas. Beberapa kali saya menerima terkesan sangat baik dalam layanannya. Dengan adanya e-Statement saya merasa terbantu dalam memantau akun-akun saya di bank tersebut.

Layanan e-Statement ini kesan pertama sangat aman karena yang dikirimkan dengan subyek di surel [WARNING : MESSAGE ENCRYPTED] e-Statement. Saat dibuka pun lampiran tersebut tidak bisa dibuka oleh sembarang orang atau pihak yang tidak berhak karena telah diproteksi dengan sebuah password. Jadi untuk membuka lampiran tersebut harus menggunakan password.

Untuk membuka e-Statement tersebut memiliki ketentuan yang telah disampaikan dalam surel. Berikut kutipan ketentuan tersebut.
Silahkan gunakan password Electronic Statement Anda untuk membukanya sesuai dengan petunjuk di bawah ini.

Password Electronic Statement ini adalah DDMMYYXXXX, dimana :
   
1. DD     Dua digit tanggal lahir Anda, contoh : 06
2. MM     Dua digit bulan lahir Anda, contoh : 04
3. YY     Dua digit terakhir dari tahun lahir Anda, contoh : Tahun kelahiran 1973, ketik 73
4. XXXX     Empat digit terakhir nomor  akun Anda, contoh 1280004141559, ketik 1559

Password Electronic Statement sesuai contoh diatas adalah 0604731559
Setelah berkali-kali membuka saya merasa aneh dengan e-Statement ini. Dugaan saya e-Statement ini tidak aman bahkan tidak berupa pesan yang aman dari penyadapan karena isi surel dapat dengan mudah dibaca. Hal yang menjadi dugaan saya tidak amannya e-Statement adalah:
1. Saat saya mengajukan permohonan e-Statement tanpa ada konfirmasi kunci aman untuk komunikasi aman antara kedua belah pihak.
2. Nama berkas lampiran e-Statement pada surel mencantumkan 4 atau 5 angka terakhir dari nomor rekening atau nomor kartu kredit.
3. Tanggal lahir bukan kode yang aman karena sering terlihat kita merayakan ulang tahun atau kode-kode publik yang menggunakan kombinasi tanggal lahir.

Saya mencoba memberikan saran sederahana dari permasalahan tersebut:
1. Sebaiknya menerapkan PGP untuk mendukung komunikasi surel yang aman.
2. Untuk membuka lampiran yang ter-password menggunakan kode dari token.

11 January 2015

Warung Makan Senerek Bu Atmo


Jika melewati Magelang saat liburan tidak ada salahnya mampir ke warung makan senerek Bu Atmo. Warung yang beralamat di Jln. Mangkubumi No. 3 Magelang sebenarnya menawarkan menu makanan rumahan. Ini cocok sekali dengan lidah saya, apalagi saat melakukan perjalanan liburan sudah masuk jam makan siang.


Walaupun warung Bu Atmo ini menggunakan brand sop senerek tapi menu yang sajikan beragam. Jika ada kesempatan main ke Magelang saya ingin mencicipi menu lainnya seperti tumis sayur daun pepaya. Terlihat difoto sangat menggoda lidah.


Menu lain memang menggoda tapi saya penasaran dengan brand sop senerek. Jadi teringat masa kecil dulu sering dimasakan sop senerek. Pesanan pun datang, ternyata cukup jauh dari bayangan saya. Walaupun jauh tapi tetap enak karena pas dalam kondisi lapar dan butuh makanan berat yang berkuah.

Warung yang tampak sederhana ini, perlu dicoba ulang karena menu-menu yang lainnya sungguh menggoda.