31 May 2006

Gempa di Jogja versi Milisdad (2)

...........
Sambungan dari Gempa.....
Setelah keliling Jogja untuk mengetahui kondisi yang sesungguhnya dengan tujuan menghindari berita-berita yang tidak jelas kahir saya istirahat di kost dan mandi-mandi. Kebetulan juga aliran listrik di kost saya sudah ON. Untuk melepas lelah saya tidur dulu.
Bangun tidur saya sempatkan untuk nonton TV melihat hasil liputan para media massa elektronik. Begitu terkaget-kaget bahwa korban jiwa sudah mencapai 1500an. Sedih mendengarnya seakan-akan tidak percaya dan seperti mimpi. Korban terbanyak terdapat di Kabupaten Bantul. Rumah sakit sudah begitu overload menerima para korban. Padahal pagi jam 08.00 saya lewat RS Bethesda masih agak sepi, namun jam 12.00 an memang cukup ramai.
Malam harinya saya mencoba untuk mencoba cari makan ternyata banyak yang tutup dan tentunya kalo buka pun ramai. Rumah makan Sate Seturan yang biasa nya sepi pada waktu itu ramai sekali dan jam 20.00 udah tutup. Kemudian saya sepakat untuk ke Bantul untuk memeriksa kondisi yang sesungguhnya. Jalan-jalan daerah selatan listrik masih padam jadi gelap sekali hanay lampu dari kendaraan bermotor. Saya melewati Jalan Parangtritis sangat gelap. Namun sampai ditengah jalan motor yang kami naiki kekurang bahan bakar. Nau gak mau rencana ke Bantul dibatal dan kemudian melanjutkan pulang dan abeli makan malem Gudeg depan reruntuhan Square Saphir.

Hasil analisa saya (28-05-06):
- 90 % kerusakan terjadi di Kabupaten Bantul 10% Jogja Kota
- Listrik padam sekitar 10%20% wilayah Jogjakarta.
- Bahan makan mulai berkurang karena tidak ada yang berjualan.

Saya berharap untuk temen-temen media massa jangan terlalu meng-ekspos yang buruk-buruk, tolong liput beberapa tempat yang aman. Diharapkan juga saat meliput atau memberi komentar jangan Jogja, seakan-akan Jogja secara keseluruhan. Bagi saya yang mempunyai kerabat dan keluarga di Jogja merasa khawatir, padahal baik-baik saja.

No comments:

Post a Comment

Disqus for Dedy selalu Milisdad