21 October 2006

Persiapan Mudik



Mudik lebaran sepertinya sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Hal ini jika dilihat ada nilai positifnya, yaitu menjalin Silahturahmi dengan keluarga sehingga tidak terputus tali persaudaraan walau jarak sudah memisahkan selama berbulan-bulan. Di Hari Raya Idul Fitri ini kita sebagai umat Islam diberikan kesempatan saling maaf-memaafkan satu sama lain.

Saya pun tidak ketinggalan untuk mengikuti tradisi mudik. Kebetulan posisi saya berada di Jakarta setelah saya merasakan pahit dan manis hidup di Jogja. Dalam persiapan mudik ini saya harus benar-benar stand by sehingga peralatan yang saya bawa pun harus banyak. Jika dilihat pada foto dibawah terlihat 1 ponsel GSM dan 1 Ponsel CDMA harus selalu siap dibawa kemana-mana. Terlihat juga ada kartu akses ke IDC. Walau nantinya kartu itu tidak saya bawa pulang namun saya masih tetap harus memonitor server-server yang diletakkan di IDC.

Fungsi ponsel CDMA ini lah yang akan digunakan untuk koneksi internet. Voucher fisik pun telah disiapkan untuk mendukung kelancaran kinerja saya walo sedang mudik lebaran di kampung :). Saya mudik hari Minggu, 22 Oktober 2006 menggunakan travel Rejeki Baru yang berangkat dari Pulo Mas Jakarta Timur Jam 14.00. Saya harus benar-benar mempersiapkan segalanya 4 jam sebelumnya. Sampai saat ini saya belum belanja apa-apa untuk orang rumah.

Selamat Mudik..................

1 comment:

Disqus for Dedy selalu Milisdad