06 June 2008

Menolak HAKI?

Hari ini saya sholat Jumat di Masjid Kampus Fakultas Teknik UGM.
Disalah satu tempat wudhu saya menemukan dua lembar kertas yang tertempel di dinding.
Isi nya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.


Lembaran ini saya temukan tidak sengaja.
Kebetulan tempat wudhu yang biasanya penuh maka saya beralih ke tempat wudhu yang sedikit tersembunyi.

Saya tidak pandai dalam memaknai kata-kata hukum.
Namun hal ini cukup membuat saya heran.
Atau saya yang "kuper"???
Atau kah ini tidak ada hubungannya dengan TIK?

Menurut saya untuk aplikasi komputer yang legal dan murah bisa didapat disini.
Mungkin bisa menjadi referensi postingan Om Ainul Hakim tentang Pembajakan.

Saya tidak bermaksud memojokan siapa pun namun ini hanya untuk saling berbagi.
Semoga ada yang dapat berbagi pengalaman.
Maaf kalau ada salah-salah kata.

4 comments:

  1. saya pernah membaca diinternet(situs keagamaan) bahwa kita harus menghormati hak orang lain(terlebih sesama muslim) dan hak orang non muslim yang dijamin oleh negara.

    ReplyDelete
  2. Jika ada url yg bisa diinformasikan, saya sangat berterimakasih.
    Supaya tidak terjadi kesalahpahaman.

    ReplyDelete
  3. saya ngebaca disini pak

    http://www.almanhaj.or.id/content/1569/slash/0

    ReplyDelete
  4. Kadang banyak yang bilang ilmu itu gratis dan tidak boleh dijual belikan, ya emmang.. tapi untuk dapatkan ilmu itu emang gak butuh biaya? sama seperti air, kok tega2nya Aqua jualan air, toh air yang dipakai dari sumber mata air Indonesia? nah disinilah masalahnya yang dibayar itu adalah biaya pemaketan, distribusi, pengecekan kualitas mutunya dan sebagainya..

    Intinya Islam menghargai hak milik tiap orang, termasuk HAKI, toh orang butuh biaya untuk riset.. Lagian penghargaan terhadap HAKI bukan cuman dalam bentuk uang kok..

    Yah tapi alangkah baiknya, kalau kita bisa memilih untuk bisa berbagi HAKI yang kita punya, dalam bidang software makanya dukung FOSS dong :)

    ReplyDelete

Disqus for Dedy selalu Milisdad