26 April 2012

Tentang Google Drive

2 hari ini saya membaca beberapa kehebohan tentang penyimpanan awan. Per tanggal 25 April 2012 Google meluncurkan produk baru Google Drive. Beberapa referensi yang saya baca kebetulan dari lokal seperti :

Saya merasa bahwa di ponsel tidak pernah menginstall Google Drive, tapi tiba-tiba sudah ada logo Google Drive. Saya pikir pihak Google memang sengaja menginjeksi Google Drive ke semua ponsel bersistem operasi Android. Ternyata dugaan saya salah. Setelah baca blognya Rijal, saya baru tahu. Pihak Google mengganti nama aplikasi Google Docs di Android menjadi Google Drive. HHmmm.....artinya Google dari dulu sudah mengimplementasikan penyimpanan awan? Guyonan teman-teman saat pertama kali Google merilis Gmail dengan kuota 1 GB, waahhh...lumayan bisa jadi pengganti USB Flash Disk. Beberapa orang memang sengaja memanfaatkan email sebagai media pengganti USB Flash Disk, termasuk saya :D.

Diluncurkan produk Google Drive tidak membuat saya tertarik dengan penyimpanan awan ini. Termasuk si-anak10thn juga setuju dengan pendapat saya. Saya justru tertarik membuat penyimpanan awan sendiri untuk kalangan sendiri. Jika infrastruktur sendiri sudah ada kenapa tidak menggunakan penyimpanan awan dilingkungan sendiri?

4 comments:

  1. Terlepas dari TOS, AUP dkk. Bukankah justru layanan cloud ini untuk melepaskan ketergantungan terhadap pengelolaan infrastruktur mas? termasuk storage?

    Memang agak mbingungi juga sih. kalau dibilang tenaga IT tidak dibutuhkan tidak juga, tapi memang mungkin akah lebih banyak ke support pengguna untuk sehari-hari dan harapannya waktu yang tadinya digunakan untuk update, patch sana sini, nangani server down, hardware rusak dsb bisa lebih digunakan untuk mengembangkan IT untuk menunjang bisnis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sepakat dengan waktu yg harusnya menangangi masalah bisa untuk menunjang pengembangan IT Staff dalam proses bisnis. Tapi ada yg harus dipikirkan adalah letak secara geografis sebuah data dan jaminannya. Kalau perusahaan mampu utk mengadakan infrastruktur saya pikir tidak masalah :)

      Delete
    2. Kalau di US / EU itu ada Safe Harbor apa gitu ya kalau ndak salah. Dari sisi peraturan sebenarnya sudah ada belum ya untuk perlindungan data ini baik pemerintah maupun swasta? kalau belum harus colek2 @tifsembiring :D

      Delete
  2. iya emang integrasi dari google docs

    ReplyDelete

Disqus for Dedy selalu Milisdad