12 April 2016

Ikut Mencoba Kehebohan Spotify

Akhir bulan lalu, 30 Maret 2016 Spotify mulai beroperasi di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung pihak Soptify mengundang Menkominfo, Chief RA dalam peluncurannya. Banyaknya sliweran beberapa judul berita tentang Spotify tidak membuat saya tertarik untuk menginstal.

Justru dari sebuah grup Telegram yang membuat saya menjadi penasaran karena Spotify mendukung sistem operasi yang saya gunakan yaitu LinuxMint yang masih turunan Ubuntu dan Android. Mendengar konektifitasnya saya jadi pengen mencicipinya. Akhirnya pun membuka halaman web https://www.spotify.com/id/ dan mendaftarkan akun.

Langkah pertama instal terlebih dahulu di ponsel dan login sesuai akun yang didaftarkan. Selanjutnya menginstal sesuai petunjuk yang terdapat di https://www.spotify.com/id/download/linux/. Jadi pas banget Spotify sudah tersedia di Linux.
sudo apt-key adv --keyserver hkp://keyserver.ubuntu.com:80 --recv-keys BBEBDCB318AD50EC6865090613B00F1FD2C19886
echo deb http://repository.spotify.com stable non-free | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/spotify.list
sudo apt-get update
sudo apt-get install spotify-client

Ternyata memang benar konektifitasnya antara ponsel dan komputer sangat menarik. Lagu yang diputar di komputer bisa di-pause kemudian dapat didengarkan atau dilanjutkan di ponsel. Bisa juga dijadikan sebagai remote.


 

No comments:

Post a Comment

Disqus for Dedy selalu Milisdad