13 September 2009

[kuliner] Buka Puasa di Jalur Gaza

Hari ini kembali berbuka puasa bersama keluarga kecil saya.
Rencananya buka di Jalur Gaza.
Ini bukan Jalur Gaza daerah konflik antara Palestina dan Israel.
Jalur Gaza adalah program acara dari Ramadhan Kampung Nitikan.
Kepanjangan dari Jalur Gaza adalah JAjanan Lauk sayUR Gubuk Ashar Zerba Ada.
Jalur Gaza ini merupakan Pasar Sore yang menyediakan menu untuk berbuka puasa.

Menurut saya acara ini sangat bagus karena bisa membangkitkan masyarakat untuk berwirausaha.
Dengan pastinya akan menghargai produk-produk lokal.
Pasar Sore ini berjajar sepanjang jalan didaerah Nitikan Yogyakarta.
Dengan ornamen gubuk membuat suasana jalan menjadi mempunyai nilai lebih.
Banyak menu yang ditawarkan dari makanan ringan sampai makanan berat.
Peserta Pasar Sore ini ada yang pemain baru ada yang sudah lama.
Walaupun ada beberapa Gubuk atau stan yang kosong tapi tidak mengurangi kemeriahan sepanjang jalan.



Kebetulan ketika saya lewat ada siraman rohani dari masjid.
Siraman rohani ini tidak dilaksanakan didalam masjid namun dihalaman masjid.
Jadi pengunjung pasar sore dapat menyaksikan siraman rohani.

Adzan Maghrib pun berkumandang, saya memberhentikan motor untuk berhenti di gubuk Bakso Kepala Sapi.
Kami berbuka dengan memesan 2 porsi Bakso dan 1 Es Buah.
Bakso Kepala Sapi ini membuka stand di Pasar Sore Nitikan, namun sebenarnya warungnya ada di Jln. Bintaran Wetan No. 8 Yogyakarta.

Masalah rasa bakso ini cukup enak dan kuahnya terasa segar.
Apalagi seharian telah berpuasa menikmati bakso dengan rasa sedikit pedas terasa sangat nikmat.
Harga perporsi Rp. 6.000, cukup murah dengan rasa yang enak.
1 porsi standar berisi 2 bakso, mie, tahu bakso, dan siomay.
Namun komposisi porsi dapat anda rubah sendiri.
Seperti saya tahu bakso diganti dengan bakso.

Penilaian terhadap Bakso Kepala Sapi adalah 3 Bintang dari 5 Bintang.
Anda tidak perlu ragu untuk mencobanya.
Jika ingin menikmati pasar sore silahkan datang ke daerah Nitikan.
Jika ingin merasakan Bakso Kepala Sapi langsung ke daerah Bintaran Wetan.

No comments:

Post a Comment

Disqus for Dedy selalu Milisdad