Skip to main content

Mengirim Pesan Singkat

Sekitar tahun 2001 mengirim SMS hanya untuk sesama operator tidak bisa lintas operator. Namun ada solusi SMS lintas operator yaitu menggunakan layanan OKE SMS yang dikeluarkan oleh Trikomsel. Saya masih ingat waktu itu jika akan membeli voucher OKE SMS harus ke Malioboro Mall tepatnya dibelakang Mc Donalds. Berhubung relasi waktu itu belum banyak saya memutuskan tidak menggunakan layanan SMS OKE. Informasi tentang SMS OKE saat ini agak sulit dicari, mungkin anda bisa coba mencari di google.com dengan kata kunci "SMS OKE" (termasuk tanda kutip). Saat saya masuk Trikomsel tahun 2007 SMS OKE tinggal sejarah :D

Perkembangan internet mulai menunjukan taringnya di Indonesia. Dikenallah sebuah media komunikasi chatting menggunakan layanan dari Yahoo yaitu Yahoo Mesengger. Rata-rata di Indonesia benyak menggunakan layanan dari Yahoo ini untuk keperluan pribadi maupun komersial. Terlihat banyak layanan yang komunikasinya menggunakan Yahoo Messenger. Saya setuju dengan Fajran tentang pendapatnya bahwa di Indonesia banyak pengguna YM, Instant Messenger besutan Yahoo.

Beberapa rekan-rekan saya sudah mulai bosan dengan layanan Yahoo ini. Mereka beralih ke Skype namun hanya sebentar saja. Begitu pula dengan saya yang agak dengan tertarik layanan pesan paketan Zimbra. Tapi hanya bertahan sebentar saja. Sebenarnya Zimbra menggunakan protokol Jabber jadi sebenarnya lebih enak untuk komunikasi dengan sesama pengguna Zimbra atau layanan yang menggunakan Jabber seperti Gtalk, layanan Instant Messenger dari Google.

Saat ini yang mulai menjadi trend adalah BlackBerry Messenger. Layanan dari  BlackBerry ini mulai digunakan sebagai komunikasi profesional. Misal yang pernah saya dengar (saya belum tahu pasti) ada sebuah perusahaan yang memantau agen-agennya menggunakan BlackBerry Messenger. Indra Gunawan menggunakan BlackBerry Messenger sebagai sarana komunikasi karena tuntutan profesi yang kebanyakan relasinya menggunakan BlackBerry.

Apakah nantinya BBM atau BlackBerry Messenger akan menjadi standar De facto messenger di Indonesia?
Apakah anda pernah mendapat pertanyaan, "share PIN BB-nya donk...".

Saya masih menggunakan sarana komunikasi SMS karena saya sering membalas SMS hanya berisi 1 kata "OK" :D

Comments

Popular posts from this blog

Kesalahan Dispenser

Pada umumnya beberapa orang menyebut dispenser mengikuti istilah pada KBBI yaitu peranti elektronik yg secara otomatis dapat memanaskan dan mendinginkan air yang siap diminum. Ternyata ada istilah lain menurut KBBI yaitu mesin penjual atau mesin penyaji. 27 Desember 2013 saya melihat Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dari Bank CIMB Niaga sepi dari antrian. Masuklah ke ruangan yang lebih besar dibanding ruang ATM lainnya. Berencana mengambil uang namun gagal, dicoba berulang-ulang ternyata masih gagal dengan pesan galat: Transaksi tidak dapat diproses karena kesalahan dispenser Pertama melihat pesan tersebut pasti merasa aneh, kok dispenser ngeluarin uang, air dong yang dikeluarkan . Termasuk saya yang merasa aneh dengan pesan galat tersebut. Merujuk KBBI saya masih merenungi arti dispenser yang digunakan Bank CIMB Niaga dalam mesin ATM.

Jalur Alternatif Wonosobo Jogja

Mudik tahun ini mencoba jalur baru. Pengamatan saya Wonosobo hanya mempunyai 2 tugu penyambutan yaitu di sebelah timur perbatasan dengan Temanggung dan diselatan perbatasan dengan Banjarnegara. Namun akses keluar masuk Wonosobo cukup banyak. Kali ini arus balik kami dimulai dari rumah Wonobungkah menuju Kaliwiro. Ternyata dari Kaliwiro ada jalur yang baru selesai diperbaiki menuju Sapuran. Dari Sapuran ini bisa melalui jalur altenatif ke Magelang ataupun Jogja. Ada 2 jalur yang dapat dipilih dari Kaliwiro : Wonosobo - Kaliwiro - Kali Bawang - Sapuran - Slentho - Salaman - Muntilan - Sleman - Jogja Wonosobo - Kaliwiro - Winong Sari - Pasar Kertek - Sapuran - Slentho - Salaman - Muntilan - Sleman - Jogja Kami memilih jalur yang pertama. Jalannya sudah bagus walaupun ada kekurangannya yaitu sempit, naik turun, tikungan tajam, dan samping jurang. Jarang ditemukan aspal yang rusak, ada sedikit rusak namun tidak mengganggu perjalanan. Bagi yang terbiasa mabuk darat, mungkin bisa langsung

Menutup Rekening Bank Permata

Mulai tanggal 23 Desember 2008 saya sudah menutup rekening di Bank Permata . Saya menggunakan Bank Permata sebagai payroll dari PT Trikomsel Multimedia . Sejak saya pindah ke Jogja sudah tidak efektif rekening tersebut. Payroll saya pindah ke Bank Mandiri . Untung sudah mempunyai rekening Bank Mandiri sejak tahun 2001. Beberapa alasan saya menutup rekening Bank Permata : - Tidak lagi sebagai payroll lagi. - Tidak ada transaksi yang berarti lagi. - E-Banking-nya tidak bisa di buka di Firefox karena menggunakan ActiveX. Daripada tiap bulan saya terkena biaya administrasi akhir diputuskan untuk ditutup. Mungkin kalau masih bisa dibuka di Firefox saya bisa mempertimbangkan untuk menutupnya. Bank Permata yang masih 1 group dengan Astra tentunya masih menggunakan kebijakan yang berbasis Microsoft . Proses untuk menutup saya cukup mengambil uang yang disisakan sekitar Rp. 100.000. Saya membuka rekening di Bank Permata cabang pembantu Jln. Abdul Muis Jakarta Pusat. Menurut CS-nya untuk me