26 August 2011

SEUS vs SES

Sudah lama saya ingin upgrade Sony Ericsson X10 Mini Pro ke versi yang lebih baru. Versi tepatnya saya lupa. Untuk meng-upgrade bisa kita melakukan sendiri yaitu menggunakan tools SEUS (Sony Ericsson Update Service). Sewaktu upgrade dari Donut ke Eclair saya juga menggunakan SEUS.

Berhubung dulu saat menggunakan SEUS untuk upgrade ke Eclair berhasil tanpa ada kendala, kali ini pun saya mengulangi hal yang sama. Proses upgrade tidak lama walaupun memerlukan koneksi internet. Maklum banyak mahasiswa yang sudah mudik jadi lancar download sistem yang diperlukan SEUS. Setelah selesai upgrade disarankan untuk reboot ponsel.

Sesuai petunjuk saya reboot X10 Mini Pro. Lama tidak berubah hanya berhenti pada layar hitam bertuliskan Sony Ericsson saja. Apakah ini pertanda nge-brick??? Saya coba mencari informasi dan mencoba mengikuti cara-cara yang disampaikan. Tapi sayang cara-cara yang disampaikan tetap tidak membuat X10 Mini Pro bergerak, tetap pada layar hitam bertuliskan Sony Ericsson. 

Daripada bingung saya bawa saja ke SES (Sony Ericsson Service) Jln. Urip Sumohardjo. Saya menyerah menggunakan tools SEUS, lebih baik di bawa ke Sony Ericsson Service atau SES. Di Yogyakarta ada beberapa SES, namun saya lebih memilih SES Jln. Urip Sumohardjo dibanding tempat lain. Beberapa waktu lalu sempat menanyakan SES tempat lain, biaya untuk upgrade kurang lebih Rp. 100.000. Di SES Jln. Sumohardjo untuk upgrade hanya dikenai biaya Rp. 66.000 sudah termasuk pajak. Ini untuk kasus ponsel yang sudah habis masa garansinya. Jika masih garansi biaya upgrade Rp. 0. Biaya akan mahal lagi jika ponsel anda didapat bukan dari Indonesia.

Alhamdulillah ponsel saya sudah normal kembali seperti sedia kala. Data hilang tidak masalah karena beberapa sudah tersimpan di awan-awan, termasuk phonebook dan SMS. Baiklah saatnya di-root kembali menggunakan SuperOneClick dan siap tempur untuk mudik :D

No comments:

Post a Comment

Disqus for Dedy selalu Milisdad