02 September 2012

[kuliner] Mie Ongklok Japuto

Mie Ongklok sebagai makanan khas Wonosobo selalu diburu oleh orang yang berasal dari Wonosobo di daerah perantauan atau ketika pulang kampung. Informasi yang saya tahu di Jogja ada beberapa yang sudah mulai berjualan makanan khas Wonosobo ini. Diantaranya warung Niboen di daerah Pogung, daerah Jagalan dekat sama Hotel Putra Sabar, Jalan Magelang, dan diduga di daerah Purwomartani juga ada. Mungkin masih banyak yang sudah mulai jualan Mie Ongklok di Jogja.

Yang baru-baru ini saya coba adalah Mie Ongklok Japuto yang terletak di Jalan Magelang. Buka dari jam 18.00 sampai jam 23.00. Pertama kali saya kesana, tidak kalah ramainya dengan Mie Ongklok yang ada di Wonosobo. Harga per porsi pun sama yaitu Rp. 5000. Tidak beda Mie Ongklok yang dijual di Wonosobo, dijual juga sate sapi dan tempe kemul. Berhubung antrian yang cukup banyak baru sekitar 30 menit saya bisa menyatap Mie Ongklok Japuto.

Ketika lihat presentasinya (bergaya Master Chef) cukup berbeda dan ketika saya rasa juga agak berbeda dari Mie Ongklok yang biasa saya makan di Wonosobo. Dalam semangkuk Mie Ongklok yang jelas membuat beda adalah tidak adanya daun cai yang digantikan dengan daun bawang. Tapi secara keseluruhan presentasi atau penyajian tidak banyak berubah terutama kuah kentalnya. Ada nilai tambah dari Mie Ongklok Japuto dibanding yang ada di Wonosono yaitu adanya tethelan sapi.

Tidak lengkap makan Mie Ongklok tanpa sate sapi atau tempe kemul. Sate sapinya enak, tempe kemulnya lagi-lagi secara presentasi tidak sama hanya rasa tempenya enak. Tempe kemulnya juga tidak ada daun cai. Kalau dibandingkan dengan yang biasa saya makan di Wonosobo memang berbeda rasanya baik di Warung Niboen atau Japuto. Walaupun saya bukan tukang icip makan yang hebat seperti para juri Master Chef tapi rasa Mie Ongklok di Jogja belum sama rasanya. Mungkin inilah Mie Ongklok Wonosobo yang memang disesuaikan dengan lidah orang Jogja. Bagi Anda yang penasaran silakan untuk mencoba. Daftar harga dapat  dilihat dibawah ini.

2 comments:

  1. mantap... tambah lagi 1 menu kuliner... tapi di buku menu mienya murah sekali cuman 5.000

    ReplyDelete
    Replies
    1. di Wonosono per porsinya juga 5000. sepertinya di Jogja segitu standar.

      Delete

Disqus for Dedy selalu Milisdad