Skip to main content

Jolicloud Pre-Beta Telah Tersedia


Belakangan ini Netbook sedang naik daun. Bahkan peredaran dipasar cukup laris. Disamping harga yang sedikit lebih miring dibanding Notebook, Netbook memang bisa menjadi pilahan yang tepat. Bagi yang mempunyai mobilitas tinggi dengan penggunaan aplikasi yang tidak terlalu berat, Netbook memang pilhan yang tepat. Seperti saya yang belakangan ini ada pekerjaan yang mengharuskan berada di luar kantor namun harus mengolah data secara digital. Bentuk yang cukup kecil dan ringan membuat saya cukup tertarik untuk menggunakan NetBook disamping MacBook saya sedang sekarat.

Sistem operasi yang digunakan Netbook tidak sembarangan karena terbentur dengan resolusi layar, processor, atau hal yang dapat mempengarungi performa Netbook. Saya menggunakan HP 2140 dengan resolusi 1024x576 terkadang menyulitkan untuk presentasi. Untung saya menggunakan Ubuntu Netbook Remix 9.10 ditambah aplikasi grandr yang dapat mengatur monitor dan LCD viewer.


Ada sistem operasi yang menggoda saya untuk mencoba di HP 2140. Sistem operasi ini kebetulan masih berbasis Ubuntu. Turunan Ubuntu Netbook Remix ini adalah Jolicloud. Pada awalnya untuk mendapatkan Jolicloud harus dengan cara registrasi ke website Jolicloud. Namun mulai tahun 2010 kita dapat mengunduh secara bebas tanpa harus menunggu undangan bergabung atau mendaftarkan diri ke Jolicloud.

Jolicloud dirancang untuk Netbook dengan aplikasi-aplikasi yang mendukung social network, seperti Facebook, Twitter. Koneksi dengan Bluetooth juga cukup menawan. Bahkan hanya dengan beberapa klik saja. Selain itu tampilannya juga cukup cantik yang membuat saya tergoda. Namun sayang Jolicloud sepertinya belum mengikuti rilis Ubuntu yang terbaru.

Saat ini Jolicloud tersedia dengan rilis Pre-Beta. Dalam rilis Pre-Beta memungkinkan anda dapat menginstall Jolicloud dari Windows XP atau Windows 7. Fitur ini sepertinya cukup bagus untuk dicoba. Nama fitur ini adalah Jolicloud Express. Jolicloud Express besar berkasnya sekitar 600MB. Berkas Jolicloud Express yang berupa EXE ini dapat anda eksekusi langsung pada sistem operasi Windows. Sebagai alternatif ada Jolicloud Express Safe Mode yang besar berkasnya sekitar 2MB. Untuk installasi dalam safe mode bisa menggunakan Jolicloud Express Safe Mode ditambahi unduh iso dari Jolicloud Express.


Jolicloud Express Pre-Beta ini sudah mendukung GMA500 dan NVIDIA® ION™. Bagi yang penasaran ingin melihat tangkapan layar dapat dilihat pada http://www.jolicloud.com/product/features . Untuk petunjuk installasinya cukup membantu yang dapat dilihat pada http://www.jolicloud.com/guides/jolicloud-express. Saya sedang proses mengunduh Jolicloud Express semoga saja saat installasi lancar :) Dengan catatan saya tidak sempet ngoprek karena beberapa hari kedepan sangat sibuk. :(

Comments

  1. @kubaat:
    memang oke banget, cuma saya belum bisa ekseskusi ke jolicloud :)

    ReplyDelete
  2. ayo eksekusi mas... ;)

    ReplyDelete
  3. @rijal:
    sudah eksekusi ning males nulis review (doh)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kesalahan Dispenser

Pada umumnya beberapa orang menyebut dispenser mengikuti istilah pada KBBI yaitu peranti elektronik yg secara otomatis dapat memanaskan dan mendinginkan air yang siap diminum. Ternyata ada istilah lain menurut KBBI yaitu mesin penjual atau mesin penyaji. 27 Desember 2013 saya melihat Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dari Bank CIMB Niaga sepi dari antrian. Masuklah ke ruangan yang lebih besar dibanding ruang ATM lainnya. Berencana mengambil uang namun gagal, dicoba berulang-ulang ternyata masih gagal dengan pesan galat: Transaksi tidak dapat diproses karena kesalahan dispenser Pertama melihat pesan tersebut pasti merasa aneh, kok dispenser ngeluarin uang, air dong yang dikeluarkan . Termasuk saya yang merasa aneh dengan pesan galat tersebut. Merujuk KBBI saya masih merenungi arti dispenser yang digunakan Bank CIMB Niaga dalam mesin ATM.

Tidak Mudah Melacak Ponsel atau Modem Hilang

Setelah kejadian pencurian dirumah , saya baru sempat tadi pagi menghubungi pihak operator. Alat komunikasi berserta kartu dari operator pun lenyap dibawa oleh maling. Sehingga sampai saat ini saya juga sulit komunikasi melalui jalur internet maupun ponsel. Ponsel sulit dihubungi karena charger ponsel pun dibawa maling :(. Sementara masih pinjam teman kantor :D.  Per hari ini, tanggal 15 Maret 2010 saya tidak berlangganan internet sampai batas waktu yang ditentukan. Alasan saya berhenti sementara (3 bulan batas maksimal dari operator) sangat sederhana yaitu pihak operator belum/tidak bisa melacak ponsel atau modem yang hilang. Saya pikir mudah melacak keberadaan ponsel atau modem mudah sesuai artikel yang saya baca di http://www.scribd.com/doc/6303977/ThorpeGlen-Cell-Snooping-Sales-Presentation-2008 :D Ternyata saya ingin tahu keberadaan ponsel atau modem ternyata belum/tidak bisa.Padahal hilangnya ponsel dan modem saya mengandung unsur tindak pidana. Yaaa... apa boleh buat mun...

Sentinel di Linux

Tak terasa dipenghujung tahun 2021. Lama juga tidak pernah menulis blog. Kangen itu pasti ada, apalagi kemarin seorang teman muncul di suatu Grup Telegram yang cukup aktif berbagi pengalaman menggunakan Linux dan menariknya dia selalu berbagi dokumen dengan cuma-cuma alias gratis. Di akhir tahun ini saya cuma sekadar meninggalkan jejak lagi, semoga tahun 2022 semakin cepat dalam berkarya. Beberapa tahun belakangan ini sudah ramai membahas tentang SSD bahkan riset forensik digital dengan barang bukti elektronik SSD. Kebetulan saya ada riset terkait hal tersebut hanya belum terpublikasi. Tinggu tanggal mainnya. Bicara tentang SSD seringkali pengguna MS Windows memeriksa kinerja dari SSD menggunakan Sentinel. Tentu di MS Windows sudah menggunakan antarmuka grafis. Naahh bagaiman di Linux? Jangan khawatir. Antarmuka teks pun tidak masalah. Sama dengan MS Windows, pihak Sentinel sudah menyediakan Sentinel versi Linux, bisa dilihat halaman  https://www.hdsentinel.com/add-on-linux-install...